Monday, October 17, 2011
Nusantara Cup : Kampoeng Silat Jampang Raih 1 Perak dan 1 Perunggu
Pada Kejuaraan Pencak Silat se-Jawa, Kampoeng Silat Jampang yang diwakili oleh pesilat dari Perisai Diri SMK Nusa Bangas dan Perisai Diri SMART Ekeselensia Indonesia berhasil memboyong 1 Perak dan 1 Perunggu. Prestasi ini menambah daftar prestasi Kampoeng Silat Jampang dalam kejuaraan yang diikutinya.
Kampoeng Silat Jampang terusm memberi kesempatan kepada perguruan untuk mengembangkan perguruan silat di wilayah Desa Jampang Parung. Pelatihan dapat dilaksanakan di sekolah sebagai ekskul maupun terbuka untuk umum. Saat ini sudah berlatih perguruan silat Satria Muda Indenesia, Pancer Bumi Cikalong, Perisai Diri dan Beksi Tradisional Haji Hasbullah.
Saturday, September 17, 2011
SMART Ekselensia Indonesia Buka Ekskul Silat Perisai Diri

Mulai Juli 2011 SMART Ekselensia Indonesia membuka ekskul silat Perisai Diri. Kegiatan ini diikuti oleh siswa setiap hari Kamis dan Sabtu sore hari. Saat ini kurang lebih pesertanya telah mencapai 70 siswa.
SMART Eksekensia Indonesia adalah sekolah ke-5 yang membuka ekskul silat di Desa Jampang. Program ini dikaitkan dengan upaya membangun desa budaya Jampang melalui program Kampoeng Silat Jampang. Sampai akhir 2011 diharapkan ada 1000 pesilat aktif di Desa Jampang dari berbagai aliran dan perguruan.
Sunday, July 10, 2011
SMI Kampoeng Silat Jampang Selenggarakan Kejuaraan Antar Kolat Se Bogor
Perguruan Silat Satria Muda Indoesia Kolat Kampoeng Silat Jampang Tanggal 6 dan 7 Juli yang lalu menyelenggarakan Kejuaraan Silat SMI antar Unit se Kabupaten Bogor. Kejuaraan ini diikuti oleh sekitar 100 atlet se kabupaten Bogor.
Ketua panitia kejuaraan ini, Saptaji mengatakan kejuaraan ini memberi semangat kepada pesilat SMI untuk terus berprestasi. Dalam kejuaraan ini SMI Kolat Kampoeng Silat Jampang menggaet 1 medali emas, 1 medali perak dan 1 medali perunggu.
Selanjutnya atlet atlet pemenang dilatih di Kampoeng Silat Jampang untuk meningkatkan prestasinya.
Ketua panitia kejuaraan ini, Saptaji mengatakan kejuaraan ini memberi semangat kepada pesilat SMI untuk terus berprestasi. Dalam kejuaraan ini SMI Kolat Kampoeng Silat Jampang menggaet 1 medali emas, 1 medali perak dan 1 medali perunggu.
Selanjutnya atlet atlet pemenang dilatih di Kampoeng Silat Jampang untuk meningkatkan prestasinya.
Monday, July 4, 2011
Perisai Diri Kampoeng Silat Jampang Boyong 9 Trophy

Ini adalah debut pertama Perisai Diri Kampoeng Silat Jampang dalam sebuah kejuaraan silat. Maklum saja sejak digagasnya Kampoeng Silat Jampang Tahun 2009, Perisai Diri Kampoeng Silat Jampang baru berlatih selama 4 bulan ini. Karena itu latihan di Perisai Diri Kampoeng Silat Jampang didominasi tingkat dasar satu alias sabuk putih.
Namun tingkatan ternyata tak menyurutkan Perisai Diri Kampoeng Silat Jampang untuk mengikuti kejuaraan Silat Persai Diri Se Jakarta dan sekitarnya yang diselenggarakan 2 dan 3 Juli 2011 di Padepokan Perisai Diri Cinere Jaksel. Tim Perisai Diri Kampoeng Silat Jampang menurunkan 30 Orang atlet dan oficial termasuk tim SMK Nusa Bansga yang merupakan bagian dari Kampoeng Silat Jampan.
Tidak tanggung-tanggung, dari 12 nomor pertandingan yang dikuti ini Perisai Diri Kampoeng Silat Jampang meraih 9 Trophy kemenangan, berupa 2 Emas, 2 Perunggu dan 5 Perak. Hal ini menggembirakan Perisai Diri Kampoeng Silat Jampang dan akan mendorong semangat untuk terus giat berlatih agar terus meningkatkan diri di kemudian hari.
Perisai Diri SMK Nusa Bangsa Raih Piala Kejuaraan PD SeJabotabek

Sejumlah senyum menghiasai atlet Perisai Diri Nusa Bangsa disaat penutupan Kejuaraan Silat Perisai Diri se Jabotabek. Meskipun lelah, penutupan ini diwarnai dengan keriangan. Kontingen PD Nusa Bangsa meraih sejumlah piala dalam kejuaraan ini.
Piala pertama Juara ke-2 diraih Pasangan Okki dan Fuadah di Nomor pertandingan Serang Hindar Senjata. Pasangan ini mengalahkan 7 peserta lain dari berbagai wilayah di Jabotabek. Okki yang menggunakan senjata pisau ditangan kiri dan kipas ditangan kanan meliuk lincah mengayunkan serangan dan hindaran. Sesekali terdengar suara keras karena serangan kipas yang dilecutkan oleh Okki. Fuada juga terlihat tegas mengayunkan tongkat (teken) rotannya. Sepasang atket ini terlihat tangkas meskipun baru 4 Bulan ini berlatih silat perisai Diri dan menyandang sabuk Dasar Satu.
Piala Kedua adalah Juara ke-1 diraih pasangan tiga serangkai Anggi, Ella dan Bella. Pasangan ini mengalahkan seluruh tim yang bertanding di Kerapihan Teknik Kombinasi Putri tingkat Dasar. Tim PD Nusa Bangsa ini telah berlatih cukup lama sejak 1 Bulan ini utnk melatih rangkaian teknik kombinasi ini. Tim yang juga pernah tampil di Festival Kampoeng Silat Jampang ini selain kompak juga melakukan teknik dengan kecepatan yang baik dan gerakan yang tegas dan indah.
Piala ketiga Adalah Juara Ke-3 Teknik Berpasangan Tangan Kosong yang diikuti kembali oleh Okkie dan Fuadah. Kali ini Okkie dikalahkan oleh 2 tim yang lebih tangguh dari UIN Syarif Hidayatullah dan SMA Santa Ursula.
Piala Keempat adalah Juara Pertama Pertandingan versi IPSI yang diikuti Andre yang juga berlatih di SMK Nusa Bangsa, yang mengalahkan Asep dari Kampoeng Silat Jampang, rekan berlatih sehari hari.
Pertandingan yang diikuti SMK Nusa Bangsa namun belum meraih kemenangan adalah serang hindar berpasangan tangan kosong yang diikuti Wahyuni dan Bella, Pertandingan versi IPSI yang diikuti Ridwan dan Rossi.
Tuesday, May 31, 2011
Festival Kampoeng Silat Jampang 5 Juni 2011

Buat kamu yang ingin memahami budaya Jampang, silakan hadir di acara Festival Kampoeng Silat Jampang di Desa Jampang parung Bogor Tanggal 5 Juni 2011 jam 09.00 sampai jam 15.00. Silakan menyaksikan budaya adiluhung pencak silat sebagai ikon budaya kampoeng Jampang.
Acara ini terselenggara atas kerjasama Dompet Dhuafa dengan FP2STI, sekaligus ulang tahun FP2STI yang ke 5. Acara ini akan membuat libur akhir pekan menjadi lebih berarti.
Saturday, May 21, 2011
Buku tentang Gagasan Kampoeng Silat Jampang

Kampoeng Silat Jampang sebagai gagasan pemberdayaan komunitas berdimansi kebudayaan, patut digali dan dikembangkan konsep utuhnya. Sebagai kawasan di Kabupaten Bogor, Desa Jampang memiliki banyak hal strategis yang dapat dimanfaatkan bagi pengembangan wilayahnya. Desa Jampang adalah lokasi perkebunan sejak zaman penjajahan belanda. Merupakan bagian dari wilayah penyangga kota Bogor, yang di zaman Belanda dikembangkan sebagai kota yang cukup penting,
Dikaitkannya pengembangan Desa Jampang melalui pemberdayaan silat bukan tanpa alasan. Selain nama desa yakni "Jampang" yang mendukung makna budaya lokal yang kuta sebagi pusat pengambangan silat, Silat juga dapat menjadi semacam Icon bagi pengembangan desa Jampang. Desa Jampang dirancang sebagai Desa Pengenbangan Silat tradisional Indonesia. Diharapkan Desa Jampang dapat mengambangkan 10 perguruan silat penting di Indonesia, dengan kira-kira 1000 pesilat aktif berlatih di Desa Jampang.
Program KSJ ini akan menghidupkan Program latihan silat sebagi olahraga rakyat di pelosok kampung, Sekolah dan Masjid. Pengembangan Ekskul Silat di Sekolah di Desa Jampang dapat digalakkan sehingga tak ada satu sekolahpun di desa Jampang yang tak punya ekskul Silat. Demikian juga dengan masjid dan mushola. Tak ada masjid dan musholla yang tanpa ada aktifitas latihan silat bagi pemuda masjid dan jamaah.
Icon silat ini yang kemudian dapat menarik gerbong pengembangan desa melalui pemberdayaan hal terkait silat. Dikembangkannya lagi industri rakyat pandai Golok yang nmeruakan keahlian wilayah parung dan sekitarnya. Pengembangan industri pakain dan perlengkapan silat dapat menyemarakan usaha rumahan. Pembuatan kedai Jampang dengan berbagai event silat dan diskusi pengembangan budaya silat, outbound silat, wisata silat merupakan turunan prohram yang mungkin dapat dilakukan. Penyelenggaraan Festival Jampang dan event silat akan makin menyemarakkan wilayah Desa Jampang, yang pada gilirannya akan meningkatkan sektor ekonomi dan industri kecil souvenir dsb.
Pemberdayaan ini dapat dikembangkan dengan mendorong Desa Jampang sebagi klaster mandiri dengan paradigma pengembangan terpadu yang terdiri dari pengembangan ekonomi, penyediaan akses dasar dan advokasi. Hal ini layak untuk dibukukan agar menjadi kajian dan didiskusikan serta dikembangkan maupun direplikasi.
Subscribe to:
Comments (Atom)
